Berita > Artikel > Sosok

Tri Kusuma Wardana
Gagal Seleknas Tidak Menutup Jalan

Rabu, 09 Maret 2011 13:18:44
4353 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Penampilannya ciamik saat Djarum Superliga Badminton 2011 yang berlangsung di Surabaya akhir bulan lalu mengundang decak kagum pecinta bulutangkis Indonesia. Tampil di final Djarum Superliga, Tri Kusuma Wardana berpasangan dengan Rian Agung Saputra membela PB Jaya Raya Suryanaga Surabaya menyumbangkan satu poin kemenangan bagi klubnya dengan mengalahkan pasangan senior dari PB SGS PLN Bandung, Flandy Limpele/ Hendra Aprida Gunawan.

Walau pasangan Tri Kusuma/ Rian Agung meraih poin kemenangan bagi Jaya Raya Suryanaga yang membuka peluang mempertahankan gelar juara yang digenggamnya tahun 2007 dengan kedudukan 2-2 atas SGS PLN, tidak dapat diselesaikan dengan baik oleh Alrie Gunadharma, pebulutangkis asal PB Guna Dharma Bandung. Alrie tak kuasa mengungguli tunggal ketiga SGS PLN, Tommy Sugiarto pinjaman dari Pusdiklat DKI Jakarta, yang mengantar PB SGS PLN meraih gelar juara beregu putra dengan diperkuat pebulutangkis dunia, Lee Chong Wei.

'Selamat ya mas, walau gak juara. Banyak yang puji tuh penampilan di final lawan Flandy/Hendra,' Bulutangkis.com membuka percakapan dengan Tri Kusuma Wardana. Tri Kusuma Wardana/Rian Agung Saputra menaklukkan Flandy Limpele/ Hendra Aprida Gunawan lewat pertarungan ketat tiga set, 21-16, 17-21, 21-18.

'Apa kunci keberhasilannya tuh mas, bisa menaklukkan Flandy/Hendra?' tanya Bulutangkis.com.

'Kita tetap semangat aja dan konsentrasi aja,' jawab Tri Kusuma. 'Aku ama Rian memang formasi tetap nyerang,' ungkapnya mengenai strategi kemenangannya.

Dana, demikian sapaan akrab Tri Kusuma Wardana sehari-hari, bungsu tiga bersaudara yang lahir di kota Mattoangin, Makasar namun besar di bumi Parahyangan, Bandung. Mengenal bulutangkis sejak usia usia 12 tahun saat kelas 1 SMP, setelah papanya '˜Didi Sudiana'™ yang gemar bermain tenis memperkenalkan olah raga tepok bulu pada Dana cilik. PB Jaya Raya Jakarta merupakan pilihan sang papa yang aktif dinas di TNI AD untuk memulai berlatih yang kelak membawanya ke PB Suryanaga Surabaya (kini PB Jaya Raya Suryanaga Surabaya).

Kini Dana, lebih konsentrasi di nomor ganda campuran bersama Nadya Melati, masih banyak mengikuti kejuaraan-kejuaraan berlevel Grand Prix untuk menambah jam terbang. Tahun 2010 tiga gelar di ajang sirnas diraihnya pada nomor ganda campuran dan ganda putra. Saat ini peringkatnya dengan Nadya Melati berada di peringkat 79 dunia per 03 Maret 2011.

'Mas Dana, konsentrasi main di ganda campuran ?' tanya Bulutangkis.com setelah mengamati kiprahnya di turnamen internasional hanya bermain di nomor ganda campuran.

'Selama ini iya, tapi taun ini saya turun di ganda putra. Dengan Hendra, pasangan lama saya,' jelas Dana. Hendra yang dimaksud adalah Hendra Setyo Nugroho, teman satu klub Dana di PB Jaya Raya Suryanaga. Awal tahun ini, Hendra Setyo, merupakan salah satu atlit ganda putra pelatnas yang terkena degradasi dari pelatnas Cipayung.

'Mas Dana gak pernah ikutan seleknas?' tanya Bulutangkis.com.

'Tahun 2009 saya ikutan seleknas berpasangan dengan Hendra Setyo Nugroho, hanya yang lolos Hendra. Saya nggak.' jelas Dana.

'Gimana perasaannya gagal seleknas mas?' Bulutangkis.com sedikit mengorek perasaannya.

'Ya kecewalah, tapi kan gak harus putus asa. Keluarga, pelatih dan teman-teman banyak yang memberi semangat,' ungkap Dana.

Kini setelah Hendra Setyo kembali ke klubnya, Dana seakan menemukan kembali pasangan yang pas di ganda putra. Dua turnamen dalam waktu dekat yang akan dihadapinya, LI NING New Zealand International di Auckland, Selandia Baru pada 30 Mar-03 Apr dan YONEX Australian Open Grand Prix Gold di Melbourne, Australia pada 05-10 Apr yang akan datang. Nomor ganda campuran tetap ditekuni dengan Nadya Melati.

'Apa nih mas target tahun ini,' tanya Bulutangkis.com.

'Target ya selalu juara mas,' ungkap Dana mengakhiri obrolan dengan Bulutangkis.com.

Hayo Dana! Kamu bisa!

Profil diri :
Nama lengkap : Tri Kusuma Wardana
Nama panggilan : Dana
Tempat dan tanggal lahir : Makasar, 20 November 1988
Anak ke 3 dari 3 bersaudara
Ayah : Didi Sudiana
Ibu : Sulastri Ningsi
Hobi selain bulutangkis : Jalan-jalan
Makanan kesukaan : Daun-daunan (lalapan)
Klub : Jaya Raya Suryanaga Surabaya
Email : trikusuma_20 (at) yahoo (dot) com
Turnamen berkesan :
Bersama Adnan Fauzi meraih gelar juara ganda putra India Open Grand Prix 2009 padahal konsentrasi main di ganda campuran bersama Nadya Melati
Prestasi bulutangkis tahun 2010 :
1. Juara 1 ganda campuran Djarum Sirnas Balikpapan bersama Nadya Melati
2. Juara 1 ganda putra Djarum Sirnas Manado bersama Rendra Wijaya
3. Juara 1 ganda putra Djarum Sirnas Denpasa bersama Rendra Wijaya.

Berita Sosok Lainnya