Berita > Berita

Laporan Broto Happy W. dari Madrid
Saling Depak di Palacio de Deportes

Senin, 18 September 2006 20:39:40
904 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Siapa yang jadi juara? Lin Dan, Lee Chong Wei, Peter Gade, atau Taufik Hidayat? Nama-nama pemain ini memang diunggulkan menjadi kandidat kampiun Kejuaraan Dunia XV di Madrid, 18-24 September. Siapa paling berpeluang?

Lin Dan, sang naga asal Cina, menjadi kandidat kuat memenangi kejuaraan kategori bintang tujuh itu. Meskipun diunggulkan di tempat kedua di belakang Lee Chong Wei, pemain kelahiran Shanghang, Hokian, 14 Oktober 1982 itu layak disebut lebih dulu.

Bicara soal kualitas teknik permainan, siapa yang meragukan kemampuannya. Tahun ini dia telah merebut gelar juara All England, Makau, Taiwan, dan terakhir Hong Kong Terbuka, dua pekan lalu.

Permainan menyerang yang dikembangkan juga sangat menakutkan. Itu ditambah dengan postur tubuh yang setinggi 178 cm. Kalaupun ada yang jadi kendala, putra pasangan Lin Jian Min dan Gao Siu Yu itu tidak dipayungi dewi fortuna.

Ingat, di Olimpiade Athena 2004 dan Kejuaraan Dunia 2005, dia juga menjadi kandidat kuat. Tetapi, hasilnya, gelar malah melayang ke Taufik. Akankah terulang kembali kali ini?

Selain itu, masih ada juga Lee Chong Wei. Pemain Malaysia berusia 24 tahun itu pun punya peluang. Kini dia diunggulkan di posisi teratas. Namun, beban sebagai unggulan kerap jadi handicap bagi anak asuh Li Mao itu.

Bisa-bisa pengalaman buruk Lee itu akan mengikuti seniornya. Pada Kejuaraan Dunia 2001 di Sevilla, Roslin Hashim juga diposisikan sebagai unggulan pertama. Namun, hasilnya jeblok. Roslin sudah tersisih di babak awal.

Target Taufik

Jagoan kita, Taufik Hidayat, menatap Campeonato del Mundo de Badminton dengan tenang. Diakuinya, setelah merebut gelar juara tahun lalu di Anaheim, motivasinya kini tidaklah meletup-letup lagi. Kondisi itu ditambah dengan Kejuaraan Dunia yang mulai tahun ini dihelat setiap tahun.

Gengsinya jadi turun. Seperti turnamen grand prix saja. Padahal, kalau dua tahun sekali lebih berbobot, akunya.

Karena itu, pemain berusia 25 tahun tidak terlalu memasang target juara. Sebaliknya, untuk tahun ini dia lebih membidik juara Asian Games di Doha, Qatar, Desember nanti.

Meskipun begitu, dia akan tetap tampil maksimal. Di babak pertama bertemu unggulan 9-16, Ng Wei (Hong Kong). Bila mulus, di babak ketiga akan ditantang Chen Hong. Rekor pertemuan Taufik pun lebih banyak menang atas pemain Cina itu.

Lalu, siapa yang akan naik podium juara dan siapa pula yang terdepak? Sebelum menunggu hingga Minggu (24/9), simak lebih dulu pertarungan para singa lapar di Palacio de Deportes!

Sumber:bolanews.com

Berita Berita Lainnya