Berita > Berita

IBF Keluhkan Masalah Komunikasi

Rabu, 27 September 2006 21:00:24
1137 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

MADRID - Buruknya komunikasi menjadi kendala yang sangat mengganggu, terutama bagi para wartawan peliput Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2006 di Palacio de Deportes, Madrid, Spanyol yang berakhir pekan lalu. Hal itu dikeluhkan juga oleh Federasi Bulutangkis Internasional (IBF).

Secara keseluruhan IBF melalui Ketua Komite Pertandingan, Paisan Rangsi- kitpho puas dengan kemampuan Madrid menyelenggarakan kejuaraan tersebut.

Penonton dan wartawan internasional, Sabtu (23/9) lalu menyampaikan keluhan karena tidak diizinkan masuk stadion meski pertandingan semifinal tinggal beberapa menit lagi.

Akibatnya, sebagian wartawan televisi dan radio terpaksa menunggu di jalan dan tidak bisa memasang peralatan mereka, sementara petugas keamanan tidak menggubris keluhan wartawan. Sebagian besar wartawan memper- tanyakan cara kerja panitia dan meragukan kemampuan Madrid untuk menyelenggarakan berbagai event seperti kejuaraan tersebut.

Wartawan dari Asia merupakan pihak yang paling kritis menanggapi cara kerja panitia tersebut. Saya kira secara keseluruhan kami puas dengan penyelenggaraan turnamen. Memang ada masalah, yaitu masalah bahasa dan komunikasi, tapi akhirnya kami berhasil mengatasinya, kata Rangsi- kitpho, Senin (25/9). Saya menyukai keamanan yang ketat, saya memang menginginkan agar keamanan diperketat, tapi mereka juga harus fleksibel, tambahnya.

Menurutnya, pihaknya ingin peliputan yang luas dan media adalah hal yang sangat penting. Saya tidak tahu persis fakta yang terjadi Sabtu lalu, tapi saya menginginkan adanya sistem yang jelas sehingga semua pihak bisa mengerti, katanya.

Rangsikitpho mengatakan, yang menjadi masalah hanyalah soal komunikasi dan menyatakan masalah yang terjadi tersebut tidak terlalu serius.

Salah seorang wartawan yang mengeluh menyatakan, Madrid perlu banyak belajar dari kesalahan dalam menangani media.

Sumber:suarapembaruan.co.id

Berita Berita Lainnya