Berita > Artikel > Jurnal Komunitas

Balasan atas Surat Dania dari Beijing
Hi-Tech Based Training

Senin, 02 Oktober 2006 13:05:39
1424 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Oleh : Roy Daroyni

Terimakasih Dania atas laporannya dari China. Tapi satu yang luput dilaporkan dan sebetulnya itu salah satu yang bikin saya penasaran. Saya sebetulnya pengen tahu detail tentang apa yang dimaksud Li Yong Bo dengan Latihan ber-basis Teknologi Tinggi (Hi-Tech based Training) yang dia terapkan pada anak-anak didiknya. Saya yakin itu salah satu kunci keberhasilan China.

Walau saya tidak tahu langsung bentuk latihannya, tapi saya yakin yang dimaksud Yong Bo dengan Hi-tech itu adalah teknologi pengukuran. Sebab... we cannot do the right action before measuring it. Parameter yang diukur bisa berbeda-beda. Bisa parameter kondisi personal, seperti tekanan darah, jumlah HB di darah, detak jantung, komposisi darah, dll. Bisa juga unsur performa seperti kecepatan gerak reflek, power, dll.

Dengan data-data pengukuran itu, maka tiap pemain bisa saja mendapat jenis latihan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Sebab kondisi fisik yang berbeda membutuhkan perlakuan yang berbeda pula untuk mencapai peak preformance. Dan dengan data-data itu pula rasanya bisa duatur pula peak performance pemain dalam basis waktu. Jadi bisa saja, tiap pemain diset agar menjadi sangat fit pada kejuaraan tertentu dan sebagainya.

Rasanya cara pelatihan yang begitu bukan tidak mungkin diterapkan di sini walau memang tidak mudah. Memang harus melibatkan beberapa equipment (yang mungkin tidak murah) dan beberapa tenaga ahli di bidang kesehatan dan olahraga.

Saya sendiri berharap ada yang peduli masalah ini dan mau mendiskusikannya dengan PBSI.

Salam netting.


Sumber: badminton-indonesia@yahoogroups.com

Berita Jurnal Komunitas Lainnya