Berita > Berita

Flandy Gantikan Posisi Anggun di AG XV

Senin, 02 Oktober 2006 18:47:03
1110 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Jakarta, Pebulutangkis yang selama ini dikenal sebagai salah satu ganda putra terbaik Indonesia, Flandy Limpele, akan menggantikan posisi Anggun Nugroho di ganda campuran pada Asian Games (AG) XV di Doha, Qatar, awal Desember mendatang. Dengan dipilihnya Flandy, dia akan berpasa-ngan dengan Vita Marissa.

Seperti diberitakan, Sabtu (31/9), keduanya akan memulai debut mereka di Jepang pada 10-15 Oktober ini. Pasangan ini bisa saja menjadi alternatif pengganti di Piala Sudirman mendatang. Tahun lalu, Flandy juga bermain di ganda campuran bersama Yunita Tetty melapis Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Anggun terpaksa dicoret dari skuad tim Indonesia karena cedera bahu di Hong Kong Terbuka bulan lalu. Anggun memang diistirahatkan oleh pelatih-nya Richard Mainaky sampai ia dinyatakan sembuh oleh dokter, kata Kasub Bid Pelatnas PB PBSI Lius Pongoh di Jakarta, Sabtu.

Karena dikhawatirkan membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan total, PBSI memutuskan batal memberangkatkannya ke Asian Games dan Flandy ditunjuk sebagai penggantinya. Akhirnya diputuskan Anggun tidak jadi berangkat. Flandy dan Vita mulai berlatih bersama usai Hong Kong Terbuka lalu, tambah Lius.

Pelatnas Cipayung rencananya mengirim 18 pemain ke Doha yang masing-masing terdiri atas sembilan putra dan putri.

Kesembilan pemain putra tersebut adalah Taufik Hidayat, Sony D. Kuncoro, dan Simon Santoso pada tunggal dan pasangan Luluk Hadiyanto/ Alvent Yulianto serta Markis Kido/Hendra Setiawan pada ganda ditambah Nova Widianto dan Flandy untuk ganda campuran.

Di bagian putri, komposisi pemain terdiri dari, Fransisca Ratnasari, Adrianti Firdasari, dan pemain junior Pia Zebadiah pada nomor tunggal. Di bagian ganda, pasangan Jo Novita/Greysia Polii dan Lita Nurlita/Nathalia Poluakan serta dua pemain campuran Lilyana Natsir dan Vita.

Cabang bulutangkis yang ditargetkan menyumbang medali emas di Asian Games, akan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan baik perora-ngan maupun beregu. Beregu putri sendiri baru belakangan diputuskan untuk dimainkan di pesta bangsa-bangsa Asia tersebut. Prestasi tim putri memang mengenaskan dalam beberapa tahun terakhir ini. Puncaknya, ketika tim putri gagal ke putaran final Piala Uber di Jepang, Mei lalu.

Sumber:suarapembaruan.com

Berita Berita Lainnya