Berita > Berita

Pelatnas Asian Games
Jumlah Atlet Pasti Berkurang

Selasa, 03 Oktober 2006 17:28:45
849 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Jumlah atlet pelatnas SEA Games pasti akan berkurang. “Saat ini terca-tat 133 atlet dan itu juga akan berkurang,” kata Komandan Pelatnas, Kusnan Ismukanto.

Namun, Kusnan tak mau menyebutkan nama dan cabang mana yang akan dicoret. “Belum ada keputusan, sedang digodok dengan tim moni-toring,” katanya.

Jumlah atlet nanti akan ditambah dengan jumlah ofisial yang akan men-capai 35 persen dari jumlah atlet kontingen Indonesia menuju Asian Games Qatar, Desember mendatang.

Target yang harus diemban cabang yang akan berangkat tetap tidak mengalami perubahan. “Mereka harus memperoleh medali perunggu atau menduduki posisi empat besar,” kata Kusnan.

Kekecualian ada pada sepakbola. Cabang paling populer ini tak dibebani target serupa. Tim nasional sepakbola Indonesia sendiri juga harus men-jalani babak preliminary di Qatar sebelum masuk ke babak utama. Mereka sudah bertanding sebelum upacara pembukaan, 1 Desember nanti. Delapan tim sepakbola dibagi dalam dua grup, hanya juara grup yang berhak melangkah ke babak utama.

Menyinggung prestasi cabang andalan Indonesia, bulutangkis yang amburadul dalam Kejuaraan Dunia di Madrid pekan lalu, Kusnan menyebut masih ada dua bulan untuk melakukan perbaikan.

“Kalau dibilang gagal, mereka memang gagal di Madrid. Semua menga-kuinya, tapi masih ada waktu dua bulan untuk melakukan perbaikan,” kata Kusnan. Bulutangkis, seperti Asian Games sebelumnya, tetap menjadi andalan Indonesia untuk mendulang emas.

Kontingen Indonesia akan dipimpin oleh chef de mission Ahmad Soetjipto.

78 wartawan

Sementara itu, 78 wartawan Indonesia baik dari media cetak maupun elektronik sudah terdaftar sebagai peliput di Asian Games Qatar nanti.

“Masyarakat Indonesia di Qatar siap membantu dengan memberikan penginapan,” kata Endang Kuswaya, atase kontingen Indonesia.

Endang, yang juga menjabat sebagai konselor di Kedutaan Besar RI di Qatar, menyebut ada sekitar tiga ribu warga Indonesia di sana. “Sebagian besar bekerja di bidang perminyakan, jelasnya. Mereka bisa dikerahkan sebagai suporter kontingen.

Doha adalah kota kecil, hanya memiliki delapan hotel. “Tarif hotel di sana amat tinggi,” katanya. Jarak antar-venue tak terlalu berjauhan.(Roosyudhi Priyanto)

Sumber:bolanews.com

Berita Berita Lainnya