Berita > Artikel > Sosok

Lin Dan–Xie Xingfang
Kawinkan Gelar Kembali

Selasa, 03 Oktober 2006 17:35:10
4464 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Menjalin kisah cinta di luar lapangan, tapi tak sampai mengganggu prestasi. Justru sebaliknya, antara Lin Dan dan Xie Xingfang terus bersaing untuk menyandingkan gelar juara. Kedua bintang Cina ini pun kembali duduk di pelaminan dengan bersama jadi kampiun.

Gelar yang direbut dua pemain yang tengah dimabuk asmara itu terakhir diukir pada Kejuaraan Dunia XV di Palacio de Deportes, Madrid, 18-24 September. Lin Dan dan Xie Xingfang sukses mengawinkan gelar juara setelah masing-masing tampil sebagai yang terbaik.

Apa yang diraih Lin Dan dan Xie Xingfang kali ini pun terasa spesial. Gelar juara mereka dapat setelah di final masing-masing menumbangkan kompatriotnya. Lin Dan menggusur Bao Chunlai 18-21, 21-17, 21-12, sementara Xie Xingfang menyingkirkan seniornya, Zhang Ning, 21-16, 21-14.

Sukses di Negeri Matador itu seolah menghapus luka lama kedua pemain yang tengah menjalin kasih tersebut. Tahun lalu di Anaheim, California, AS, pasangan di luar lapangan itu nyaris mengawinkan mahkota juara. Xie Xingfang berhasil memetik nikmatnya juara. Sayang hal itu tak diikuti sang arjuna yang ditekuk Taufik Hidayat.

Kini, kedua merpati tersebut tak mau gagal lagi. Keduanya mencatat tinta emas dengan menyandingkan gelar juara dunia di Madrid. Prestasi itu mungkin hanya di bawah pencapaian terbesar Alan Budikusuma dan Susy Susanti, yang sukses mengawinkan medali emas Olimpiade Barcelona 1992.

“Saya senang bisa meraih gelar ini. Tahun lalu saya gagal dan itu sudah saya tebus kali ini dengan menjadi juara dunia,” sebut Lin Dan dalam jumpa pers usai kemenangan.

Sang Naga itu rupanya berhasil menghapus trauma. Maklum, selama ini dia sering mengalami kegagalan justru di ajang yang sangat penting dan prestisius. Selain gagal di Anaheim 2005, dia juga terjerembap di Olim-piade Athena 2004. Padahal, dia dua hajatan itu Lin Dan sejak awal digadang-gadang bakal jadi juara.

Diikuti Xingfang

Keberhasilan sang kekasih rupanya melecut Xie Xingfang untuk tampil habis-habisan. Lawan sekaligus seniornya itu dibungkam hanya dalam dua gim langsung. Dia pun tampil sebagai jawara hanya berselisih 40 menit kemudian setelah Lin Dan.

Xie Xingfang rupanya ingin menggenapkan kegembiraan sang pacar dengan menjadi juara dunia pula. Ya, betapa nikmatnya kedua sejoli berhasil mengawinkan gelar prestisius, juara dunia di Madrid.

“Ini tentu hasil yang menggembirakan sebab saya berhasil meraih dua kali juara dunia dalam dua tahun terakhir. Lucunya, yang saya kalahkan selalu senior saya, Zhang Ning. Gelar ini pun sangat membahagiakan,” aku pemain kelahiran Guangzhou itu.

Kemenangan Lin Dan dan Xie Xingfang tersebut rupanya tidak dinikmati sendiri. Pelatih kepala Cina, Li Yongbo, pun ikut tersenyum gembira melihat anak buahnya merebut kemenangan di kejuaraan kategori bintang tujuh itu.

“Saya ikut senang karena Lin Dan dan Xie Xingfang menjadi juara. Selain itu, Cina juga sukses menyabet empat gelar juara. Ini tentu hasil yang sangat baik untuk menghadapi Olimpiade Beijing 2008,” sebut Li Yongbo.

Ajang Ketiga

Bagi sejoli tersebut, keberhasilan di Madrid itu menambah panjang tinta emas bersama menyandingkan gelar. Sebelum ini, Lin Dan dan Xie Xingfang mengawinkan mahkota di turnamen All England, Januari, dan Hong Kong Terbuka, awal September.

Di All England, Lin Dan menundukkan Lee Hyun-il (Korea) 15-7, 15-7, sementara Xie Xingfang lagi-lagi mengatasi Zhang Ning 6-11, 11-4, 11-2. Kala itu pertandingan masih menggunakan sistem skor lama dan baru mulai Maret seluruh turnamen yang digelar beralih ke sistem skor reli poin.

Di Hong Kong, yang menjadi turnamen pamungkas sebelum Kejuaraan Dunia, Lin Dan mengatasi Lee Chong Wei (Malaysia). Xie Xingfang pun menjadi juara setelah menang WO atas Zhang Ning.

Sebenarnya, kalau Xie Xingfang berhasil mengalahkan Zhang Ning di final turnamen Cina Taipei Terbuka, 20-25 Juni, kesempurnaan “perkawinan” mereka akan bertambah lengkap. Sayang, dia dijegal seniornya, Zhang Ning, 15-21, 15-21. Padahal, kala itu Lin Dan sudah menggenggam gelar juara dengan mengalahkan Lee Chong Wei, 21-18, 12-21, 21-11.

Dengan kemampuan yang kini bisa disebut sebagai pemain terbaik di planet ini, ditambah usianya yang masih muda, Lin Dan (23 tahun) dan Xie Xingfang (25) tentu memiliki harapan lain yang lebih besar. Keduanya ingin menyandingkan gelar di ajang yang lebih penting. Setelah menyan-dingkan mahkota juara di turnamen seri Grand Prix, All England, Kejuaraan Dunia, meeka pasti ingin meresmikan “perkawinan” terbesarnya pada Olimpiade 2008, yang bakal dihelat di Beijing.

Kita tunggu apakah Lin Dan dan Xie Xingfang sukses mengikuti Alan dan Susy! (Broto Happy W.)

Sumber:bolanews.com

Berita Sosok Lainnya