Berita / Berita

Serba serbi Olimpiade 2012
Akankah Taufik Mengulang Kenangan Manis 2004?

Kamis, 26 Juli 2012 15:40:54
1380 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Untuk pertama kalinya partarungan bulutangkis pada Olimpiade London menggunakan sistem Round Robbin dan Knock Out, tidak seperti pada beberapa olimpiade sebelumnya. Nomor tunggal dibagi 16 grup dan juara grup melaju ke babak 16 besar. Pada nomor ganda masuk ke dalam 4 grup, dimana juara grup dan runner up masuk 8 besar putaran knock out.

Indonesia, China, Korea Selatan, Malaysia dan Denmark ada lima negara yang menjadi langganan meraih medali. Namun pada Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004, negeri jiran kita ini absen meraih medali. Yang unik Denmark, setelah tahun 1996 di Atlanta meraih satu emas, pada tahun 2000 di Sydney hanya meraih satu perak. Lalu di Athena tahun 2004 meraih satu perunggu. Dan di Beijing tahun 2008 tak berhasil meraih satu medali pun. Bagaimana tahun ini di London?

Tahukah Anda? Satu medali emas yang diraih Denmark pada Olimpiade Atlanta 1996 menjadi satu-satunya emas yang direbut pemain non Asia. Adalah pebulutangkis putra Denmark, Poul Eric Hoyer-Larsen yang menyabetnya setelah menekuk pebulutangkis putra China, Dong Jiong di partai final.

Tahukah Anda? Pebulutangkis putri, Mia Audina mempersembahkan medali perak bagi Indonesia pada Olimpiade Atlanta 96 di saat berusia 17 tahun. Di laga final Mia gagal merebut emas berhadapan dengan pebulutangkis Korea Selatan, Bang So-hyun 7-11, 6-11. Delapan tahun kemudian di Olimpiade Athena 2004, Mia Audina mempersembahkan medali perak di negeri yang berbeda, yakni negeri kincir angin Belanda.

Taukah anda? Pebulutangkis putra China, Ji Xinpeng tak sekalipun menjuarai turnamen besar yang menjadi kalender IBF (sekarang BWG) membuat kejutan dengan keberhasilannya menyabet medali emas pada olimpiade Sydney 2000. Kejutan Xinpeng dengan menggusur tiga unggulan, Taufik Hidayat (1) di perempatfinal, Peter Gade (3) dan Hendrawan (4) di babak final.

Tahukah Anda kejutan yang terjadi pada Olimpiade Athena tahun 2004? Pebulutangkis China, Lin Dan secara tak terduga langsung gugur pada babak pertama di tangan Ronald Susilo dari Singapura. Andalan China lainnya, Bao Chunlai menyusul Lin Dan di tangan pebulutangkis Korea Selatan, Park Tae-sang, dan Chen Hong digusur Shon Seung-mo dari Korea Selatan di perempatfinal. Tumbangnya Trio China ini benar-benar memuluskan langkah Taufik Hidayat menuju partai final yang akhirnya mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Akankah terulang lagi kali ini di London? (Emanuel Dania)

Daftar Perolehan Medali Bulutangkis Sepanjang Olimpiade
Tahun 1992 :
Tunggal Putra :
- Emas : Alan Budikusuma (INA)
- Perak : Ardy Wiranata (INA)
- Perunggu : Thomas Stuer-Lauridsen (DEN) & Hermawan Susanto (INA)
Tunggal Putri :
- Emas : Susi Susanti (INA)
- Perak : Bang Soo-hyun (KOR)
- Perunggu : Huang Hua (CHN) & Tang Jiuhong (CHN)
Ganda Putra :
- Emas : Kim Moon-soo/Park Joo-bong (KOR)
- Perak : Rudy Gunawan/Eddy Hartono (INA)
- Perunggu : Li Yongbo/Tian Bingyi (CHN) & Razif Sidek/Jalani Sidek (MAS)
Ganda Putri :
- Emas : Chung So-young/Hwang Hye-young (KOR)
- Perak : Guan Weizhen/Nong Qunhua (CHN)
- Perunggu : Gil Young-ah/Shim Eun-jung (KOR) & Lin Yanfen/Yao Fen (CHN)

Tahun 1996 :
Tunggal Putra :
- Emas : Poul-Erik Høyer Larsen (DEN)
- Perak : Dong Jiong (CHN)
- Perunggu : Rashid Sidek (MAS)
Tunggal Putri :
- Emas : Bang Soo-hyun (KOR)
- Perak : Mia Audina (INA)
- Perunggu : Susi Susanti (INA)
Ganda Putra :
- Emas : Rexy Mainaky/Ricky Subagja (INA)
- Perak : Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock (MAS)
- Perunggu : Antonius Ariantho/Denny Kantono (INA)
Ganda Putri :
- Emas : Ge Fei/Gu Jun (CHN)
- Perak : Gil Young-ah/Jang Hye-ock (KOR)
- Perunggu : Qin Yiyuan/Tang Yongshu (CHN)
Ganda Campuran :
- Emas : Gil Young-ah/Kim Dong-moon (KOR)
- Perak : Park Joo-bong/Ra Kyung-min (KOR)
- Perunggu : Liu Jianjun/Sun Man (CHN)

Tahun 2000 :
Tunggal Putra :
- Emas : Ji Xinpeng (CHN)
- Perak : Hendrawan (INA)
- Perunggu : Xia Xuanze (CHN)
Tunggal Putri :
- Emas : Gong Zhichao (CHN)
- Perak : Camilla Martin (DEN)
- Perunggu : Ye Zhaoying (CHN)
Ganda Putra :
- Emas : Tony Gunawan/Candra Wijaya (INA)
- Perak : Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung (KOR)
- Perunggu : Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon (KOR)
Ganda Putri :
- Emas : Ge Fei/Gu Jun (CHN)
- Perak : Huang Nanyan/Yang Wei (CHN)
- Perunggu : Gao Ling/Qin Yiyuan (CHN)
Ganda Campuran :
- Emas : Gao Ling/Zhang Jun (CHN)
- Perak : Tri Kusharjanto/Minarti Timur (INA)
- Perunggu : Simon Archer/Joanne Goode (GBR)

Tahun 2004 :
Tunggal Putra :
- Emas : Taufik Hidayat (INA)
- Perak : Shon Seung-mo (KOR)
- Perunggu : Sony Dwi Kuncoro (INA)
Tunggal Putri :
- Emas : Zhang Ning (CHN)
- Perak : Mia Audina (NED)
- Perunggu : Zhou Mi (CHN)
Ganda Putra :
- Emas : Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon (KOR)
- Perak : Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung (KOR)
- Perunggu : Eng Hian/Flandy Limpele (INA)
Ganda Putri :
- Emas : Yang Wei/Zhang Jiewen (CHN)
- Perak : Gao Ling/Huang Sui (CHN)
- Perunggu : Lee Kyung-won/Ra Kyung-min (KOR)
Ganda Campuran :
- Emas : Gao Ling/Zhang Jun (CHN)
- Perak : Gail Emms/Nathan Robertson (GBR)
- Perunggu : Jens Eriksen/Mette Schjoldager (DEN)

Tahun 2008 :
Tunggal Putra :
- Emas : Lin Dan (CHN)
- Perak : Lee Chong Wei (MAS)
- Perunggu : Chen Jin (CHN)
Tunggal Putri :
- Emas : Zhang Ning (CHN)
- Perak : Xie Xingfang (CHN)
- Perunggu : Maria Kristin Yulianti (INA)
Ganda Putra :
- Emas : Markis Kido/Hendra Setiawan (INA)
- Perak : Cai Yun/Fu Haifeng (CHN)
- Perunggu : Hwang Ji-man/Lee Jae-jin (KOR)
Ganda Putri :
- Emas : Du Jing/Yu Yang (CHN)
- Perak : Lee Hyo-jung/Lee Kyung-won (KOR)
- Perunggu : Wei Yili/Zhang Yawen (CHN)
Ganda Campuran :
- Emas : Lee Hyo-jung/Lee Yong-dae (KOR)
- Perak : Lilyana Natsir/Nova Widianto (INA)
- Perunggu : He Hanbin/Yu Yang (CHN)

Berita Berita Lainnya