Berita / Berita

Gita Siap Kerja Keras

Jumat, 14 Desember 2012 23:46:34
317 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Setelah sempat tertunda-tunda sekitar tiga bulan sejak terpilih, Kabinet PB PBSI Periode 2012-2016 di bawah pimpinan Gita Irawan Wirjawan akhirnya dikukuhkan oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat, 14 Desember 2012.

Dalam Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 77 Tahun 2012 tertanggal 6 Desember 2012, yang ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, berisi keputusan untuk menetapkan sekaligus mengukuhkan personalia PB PBSI masa bakti 2012-2016. Pengukuhan itu ditandai dengan penyerahan pataka PB PBSI dari Toko kepada Gita.

“Menjadi pengurus itu bukan untuk mencari penghidupan, tetapi demi pengabdian untuk memajukan olahraga bulutangkis Indonesia,” pesan Tono dalam sambutannya.

Pelantikan dan pengukuhan kabinet PB PBSI 2012-2016 ini sekaligus mengakhiri polemik yang terjadi. Pasalnya, Gita Wirjawan yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional PBSI XXI di Yogyakarta, 20-22 September silam, ternyata digugat sang pesaing Icuk Sugiarto ke BAKI dan BAORI. Namun, setelah melewati delapan kali persidangan, ternyata gugatan Icuk tidak bisa diterima.

“Dengan keputusan tersebut, posisi Pak Gita Wirjawan sebagai Ketua Umum PB PBSI 2012-2016 sangat kuat dan tidak bisa diganggu-gugat lagi. Keputusan BAORI itu tidak bisa gugat lagi,” ujar Umbu S. Samapaty, Kasubid SDM dan Hukum PBSI.

“Saya kira pelantikan ini pun sekaligus mengukuhkan Pak Gita Wirjawan sebagai Ketua Umum PB PBSI periode 2012-2016,” tandas Tono.

Siap Bekerja Keras

Setelah dilantik, Gita menyatakan bahwa diri dan kabinetnya siap bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia. Dia menyebut banyak tugas dan tantangan ke depan yang sangat berat. Tetapi, dengan melihat susunan pengurus yang ada, dirinya sangat optimistis semuanya bakal berjalan dengan baik.

“Dengan dukungan personil yang kapabel dan kompeten, saya yakin kita bisa mencapai sasaran untuk kembali mengukir prestasi dalam dua atau tiga tahun ke depan,” papar Gita. dalam jumpa pers, usai pelantikan.

Dijelaskan oleh Menteri Perdagangan RI ini, nama-nama pengurus yang terlibat adalah para tokoh yang memiliki kemampuan dan kapasitas mumpuni. Bisa disebut, misalnya, Rexy Mainaky bakal menangani bidang pembinaan dan prestasi. Lalu, Basri Yusuf sebagai ketua bidang pengembangan. Selain itu masih ada Susy Susanti yang duduk di staf ahli pembinaan dan prestasi. Juga Ricky Soebagdja yang menduduki jabatan kasubid Humas dan Social Media.

Untuk meningkatkan prestasi, Gita yakin akan kemampuan Rexy. Sebagai bekas pemain yang kini menduduki jabatan sebagai pelatih kepala di Filipina, Rexy tentu sangat dipercaya untuk bisa mengembalikan kejayaan prestasi bulutangkis Indonesia.

“Saya akan memberikan kewenangan penuh kepada Rexy Mainaky. Mulai dari pemilihan pemain junior, pratama, dan utama, hingga pengiriman pemain ke berbagai turnamen. Begitu juga termasuk skala atau size pemain yang ada di Pelatnas. Semua akan saya serahkan ke Rexy tanpa ada intervensi,” sebut Gita.

Dijelaskan olehnya, perpindahan Rexy yang sejak Februari silam dikontrak oleh Asosiasi Bulutangkis Filiupina, saat ini tinggal pada tahap finalisasi. Diharapkan pada akhir tahun ini, Rexy akan sudah mulai menangani dan bekerja di pelatnas.

“Rexy sudah memiliki komitmen untuk kembali ke Indonesia. Proses administrasinya tinggal menemui titik terakhir,” terang Gita.

Menyangkut persoalan dana, dirinya juga menyebut tidak ada masalah. Gita yakin mampu memenuhi segala kebutuhan untuk mendukung segala program-program yang bakal dijalankan oleh Rexy.

Menjawab pertanyaan media, Gita menyebut bakal menyederhanakan sistem manajerial di organisasi yang dipimpinnya. Tak heran, struktur organisasi dibuat lebih ramping. Yang tidak kalah penting, pembinaan talenta-talenta muda berprestasi di Indonesia akan menjadi fokus dalam kepengurusannya ke depan.

Untuk merangsang peningkatan prestasi kepada pemain, Gita akan memberikan insentif yang lebih besar kepada pemain yang berprestasi dibanding dengan pemain yang tidak berprestasi. Selain itu, pada akhir tahun, setiap pemain yang bisa memenuhi target tertentu akan diberikan rangsangan berupa bonus. (pr)

Berita Berita Lainnya



PB Djarum


Djarum Sirnas 2014

FZ FORZA


Candra Wijaya


We care!


Sportainment

Sosok

Pariwara