Berita / Berita

Bantai Korea 3-0, China Rajai Piala Sudirman

Senin, 27 Mei 2013 08:05:03
751 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Piala Sudirman 2013 akhirnya memasuki tahap akhir. China dan Korea Selatan menjadi pelakon utama setelah masing-masing menumbangkan Denmark dan Thailand dengan skor identik 3-1 di semifinal di Stadium Putra Bukit Jalil Kuala Lumpur pada hari minggu (26/5/2013). Partai ini merupakan ulangan final Piala Sudirman 2009 ketika China menghancurkan Korea dengan kemenangan 3-0 langsung.

Walaupun tim tuan rumah Malaysia tak berhasil meraih hasil yang menggembirakan namun tak menyurutkan penggemar bulutangkis Malaysia untuk menyaksikan langsung jalannya final perebutan Piala Sudirman. Tidak sampai setengah kapasitas Stadium Putra terisi, namun jumlah penonton kali ini bisa dibilang cukup ramai dibanding hari-hari sebelumnya.

Pertandingan pertama menurunkan Kim Ha Na/Ko Sung Hyun melawan ganda China yang pada perempat final secara dramatis tersungkur di tangan Lyliana/Tontowi, Xu Chen/Ma Jin.

Pertandingan berjalan cukup menarik. Kedua tim saling bergantian menyerang dan saling bergantian unggul sehingga menyamakan kedudukan dari 6-6 hingga 9-9. Namun pasangan Korea mampu mengambil interval set pertama dengan skor 11-10. Namun setelah turun minum, Xu Chen/Ma Jin yang merupakan pemain peringkat pertama dunia mengambil 5 angka berturut-turut dan mampu unggul hingga 11-15. Kesalahan-kesalahan pasangan Korea terutama dari Kim Ha Na sedikit banyak memberikan kemenangan 13-21 kepada pasangan China.

Pada set kedua, pasangan China terlihat mendominasi jalannya pertandingan. Melalui tekanan-tekanan yang kebanyakan diarahkan kepada Kim Ha Na, pasangan China melaju hingga 7-2. Pasangan China tanpa kesulitan meraih interval set kedua dalam kedudukan 6-11. Sebuah reli menarik terjadi. Kali ini pasangan Korea menunjukkan kekokohan pertahanan mereka. Berkali-kali smash Xu Chen yang diarahkan kepada Kim Ha Na mampu dikembalikan. Pasangan Korea menambah angka menjadi 8-11. Setelah turun minum, pasangan Korea terlihat mulai rajin melakukan serangan.

Pasangan baru ini terus mengejar perolehan pasangan China pada posisi 10-13. Namun pasangan Xu/Ma terlihat kembali menemukan sentuhan terbaik mereka dan meninggalkan perolehan poin pasangan Korea 12-18. Satu pertahanan yang cantik diperlihatkan oleh Kim Ha Na, dia mampu menahan gempuran Xu/Ma yang diarahkan kepadanya, namun ketidakakuratan pukulannya pula yang mematikan reli itu dan membuat pasangan China meraih poin 14-19. Satu pukulan akrobatik ditunjukkan oleh Ko Sung Hyun, namun itu saja tak mampu membendung kemenangan China dengan skor 15-21. China memimpin 1-0.

Partai kedua menurunkan tunggal putra China, Chen Long melawan tunggal putra Korea, Lee Dong Keun.
Chen Long yang merupakan pemain peringkat 2 dunia tanpa kesulitan menjalani laga melawan tunggal Korea yang pada semifinal kemarin dihajar oleh Boonsak Ponsana. Chen Long unggul jauh hingga 8-1 dan merebut interval set pertama dengan skor 11-3. Namun setelah turun minum, Lee Dong Keun perlahan mulai menambah angka, walau masih tertinggal 13-8. Tak seperti ketika melawan Boonsak di semifinal, kali ini Dong Keun menunjukkan fighting spirit. Memanfaatkan celah untuk melakukan serangan dan juga kesalahan-kesalahan Chen Long, pemain Korea ini yang menunjukkan pertahanan yang baik ini perlahan mendekat perolehan Chen Long menjadi 19-15. Melalui sebuah reli menarik yang mampu mengundang tepuk tangan pendukung, Chen Long menyelesaikan set pertama ini dengan skor 21-15.

Lee Dong Keun membuka skor pada set kedua setelah smash kerasnya ke arah badan Chen Long tak mampu dimentahkan oleh pemain jangkung tersebut. Dong Keun sempat unggul 0-3 namun Chen Long mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Chen Long berbalik unggul hingga 5-3 setelah netting Dong Keun gagal melewati net. Chen Long terus mengungguli Dong Keun dan merebut interval set kedua dengan skor 11-6. Setelah turun minum, Chen Long terlihat mengendalikan pertandingan sepenuhnya hingga unggul 14-7 dan 15-8. Lee Dong Keun berkali-kali membuang poin setelah pengembaliannya keluar. Chen Long semakin menjauh pada kedudukan 18-9. Tanpa kesulitan Chen Long menutup set kedua dengan skor 21-10. Chen Long mengalahkan Lee Dong Keun dengan skor 21-15 21-10. China memimpin 2-0.

China hanya membutuhkan 1 kemenangan lagi untuk memastikan diri menjadi juara. Kali ini mempertandingkan ganda putra pujaan wanita asal Korea, Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun melawan ganda muda China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan. Pada partai perempat final melawan Indonesia hingga semifinal melawan Denmark, ganda putra merupakan titik terlemah China ketika mereka menurunkan ganda berpengalaman Cai Yun/Fu Haifeng.

Awal set pertama berjalan begitu berimbang. Kedua pasangan sempat sama kuat 2-2. Namun setelah itu pasangan China selalu memimpin di depan. Para penonton wanita yang mayoritas mendukung Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun bersorak sorai ketika pasangan Korea ini mampu melakukan perlawanan yang memikat, kendati dalam posisi tertinggal 8-5 hingga interval 11-8. Setelah turun minum, pasangan China tampak bermain lebih menyerang. Berkali-kali smash bertubi-tubi dari mereka mampu menambah angka hingga 14-10. Lee/Ko semakin tertinggal hingga 17-11 ketika serangan-serangan sporadis yang dibangun ganda muda China ini menembus pertahanan mereka. Namun dengan bermain lebih sabar, pasangan Korea mendekati perolehan China 18-16. Kali ini pasangan Korea ganti menyerang, tetapi serangan bertubi-tubi Korea harus berakhir ketika smash Lee Yong Dae membentur net sehingga pasangan China menauh 19-16. Pasangan China meraih kemenangan pada set pertama dengan skor 21-19 setelah pengembalian tidak sempurna Ko Sung Hyun yang membentur net.

Pasangan China langsung memimpin 3-0 pada awal set kedua. Pasangan China terus menekan dan mendominasi hingga menjauh 7-2. Pasangan China merebut interval set kedua dengan skor 11-8 melalui serangan frontal yang menembus pertahanan pasangan Korea. Setelah turun minum, pasangan Korea terus ditekan dan tak mampu mengembangkan permainannya. China dengan perkasa mengakhiri peluang Korea dengan skor 21-17 di set kedua dan kembali menggondol Piala Sudirman dengan kemenangan langsung 3-0.

Liputan langsung Final Piala Sudirman 2013 dari Stadium Putra Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia oleh Rangga Perdana dan Tomi Arifin. (*)

Berita Berita Lainnya



PB Djarum


Djarum Sirnas 2014

FZ FORZA


Candra Wijaya


We care!


Sportainment

Sosok

Pariwara