Berita / Berita

Tontowi/Liliyana Persembahkan Gelar Juara Bagi Indonesia

Minggu, 11 Agustus 2013 22:49:26
773 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar di ajang World Championships 2013. Tontowi/Liliyana berhasil membawa kembali gelar juara dunia ganda campuran ke Indonesia setelah enam tahun lamanya.

“Detik-detik terakhir sangat sengit, tapi kalau mereka mau, pasti bisa. Hasil ini adalah cerminan atas upaya mereka, tim dan kita semua,” ujar Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI yang menonton langsung pertandingan di Tianhe Indoor Gymnasium, Guangzhou, China.

Di babak final hari ini (Minggu, 11/08), Tontowi/Liliyana mengalahkan unggulan pertama yang juga wakil tuan rumah, Xu Chen/Ma Jin, lewat pertarungan dramatis dengan skor 21-13, 16-21, 22-20.

“Faktor mental menjadi faktor penting pada kemenangan kami hari ini, ada pengaruh faktor lucky juga, terutama di game ketiga. Sebenarnya tadi kami hanya menahan dan mengimbangi permainan. Pokoknya kami tahan terus,” kata Tontowi usai pertandingannya.

Pada game pertama, Tontowi/Liliyana memegang kendali lawannya. Mereka terlihat bermain sangat tenang, sebaliknya Xu/Ma justru kesulitan dengan ritme permainan yang diterapkan Tontowi/Liliyana, mereka pun tertinggal jauh hingga 10-15.

Pada game kedua, keadaan berbalik, Tontowi/Liliyana selalu berada di bawah tekanan. Xu/Ma memaksa dimainkannya game ketiga. Game penentuan berlangsung sangat menegangkan dimana kedua pasangan selalu berkejaran poin. Selisih poin pun tak pernah lebih dari dua angka.

Keadaan makin menegangkan saat pasangan China ini berada diatas angin saat kedudukan match point 20-18. Xu/Ma hanya butuh satu poin lagi menuju gelar juara dunia. Akan tetapi, Tontowi/Liliyana tak mau menyerah begitu saja, mereka terus mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Dua poin terakhir berhasil direbut Tontowi/Liliyana, mereka pun berhak untuk naik podium juara.

“Xu/Ma pasti ada tekanan, apalagi mereka wakil tuan rumah. Ditambah lagi pada game ketiga mereka leading 20-18 dan kami bisa menyamakan kedudukan 20-20 pasti tekanan makin berat, dan momen ini adalah kesempatan untuk kami, kami menang dari segi mental,” tambah Liliyana.

Bagi Liliyana, gelar juara dunia tahun ini adalah gelar yang ketiga. Pada tahun 2005 dan 2007, Liliyana juga menjadi juara dunia bersama Nova Widianto yang kini menjadi Asisten Pelatih Ganda Campuran PBSI.

Gelar yang diraih Tontowi/Liliyana menjadi gelar juara dunia ganda campuran keempat bagi Indonesia. Jauh sebelum kemenangan Nova/Liliyana, pasangan Christian Hadinata/Imelda Wiguna tercatat pernah menjadi juara dunia pada tahun 1980. (badmintonindonesia.org)

Berita Berita Lainnya



PB Djarum


Djarum Sirnas 2014

FZ FORZA


Candra Wijaya


We care!


Sportainment

Sosok

Pariwara