Berita > Berita

Jelang Kejurnas Bulutangkis di Medan
Ganda Tim Jatim Berpeluang Curi Medali

Kamis, 09 November 2006 23:05:37
1212 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Surabaya - Tim bulutangkis junior Jawa Timur (Jatim) tak berani banyak sesumbar menghadapi kejuaraan nasional (kejurnas) di Medan 14-17 November mendatang. Mereka hanya membidik peluang mencuri medali dari nomor ganda.

Itu setelah melihat hasil seeding (penempatan unggulan) yang diterima dari PB PBSI. Dari seeding tersebut, tak satu pun pebulutangkis junior Jatim yang masuk dalam daftar unggulan, baik di nomor tunggal pria maupun wanita.

Dari delapan pemain terbaik tunggal pria pebulutangkis asal Jawa Tengah dominan dengan menempatkan empat pemain disusul DKI Jakarta (3), dan Jawa Barat (1). Demikian pula di kelompok wanita, hampir seluruhnya didominasi para pebulutangkis dari tiga daerah tersebut.

Buruknya prestasi pebulutangkis junior Jatim di nomor tunggal mengundang keprihatinan salah satu pelatih, Hadi Sugianto. Memang kekuatan pebulutangkis junior di nomor tunggal Jatim tidak sebaik era Sony Dwi Kuncoro dulu. Saya tidak tahu mengapa bisa seperti itu, apakah karena buruknya pembinaan junior di Jatim atau daerah lain yang mampu lebih baik mengadakan pembinaan, kata Hadi kepada Jawa Pos kemarin.

Nah, untuk menutupi kelemahan menghadapi kejurnas nanti, Hadi lebih memilih membidik kemenangan di kelompok ganda. Sebab, beberapa pebulutangkis Jatim nangkring di antara pebulutangkis unggulan lainnya. Di ganda pria, terdapat Trikusuma dan Hendra Setyo Nugroho yang diunggulkan di urutan kelima. Di ganda wanita, pasangan Megawati Sari/Cristal menduduki unggulan ketujuh. Bahkan, di ganda campuran, Jatim mampu menempatkan dua pasang pebulutangkisnya, Trikusuma/Megawati sebagai unggulan kelima dan Hendra/Nadia (ketujuh).

Namun, Hadi tetap waspada dengan kekuatan anak asuhnya bila bertemu lawan-lawannya di Medan nanti.Meskipun masuk dalam jajaran unggulan, peringkat mereka bukan yang teratas dan tidak masuk tiga besar, ucap Hadi.

Apalagi, dua klub raksasa, Djarum Kudus dan Jaya Raya Jakarta, yang memiliki kekuatan andal di nomor ganda diperkirakan tak hanya menurunkan beberapa pebulutangkis unggulan. Jadi, paling tidak, lanjut Hadi, jangan lebih buruk daripada hasil tahun lalu yang mampu membawa pulang satu perunggu dari ganda campuran Viky Indra Okvana/Megawati.Masing-masing pasangan berpeluang untuk menyumbangkan medali, tinggal mana yang paling siap di lapangan, tukas Hadi. (vem/indopos.co.id)

Berita Berita Lainnya