Subkategori:

  • Senangnya Meliput Bulutangkis di Sydney

    Kamis, 27 Agustus 2015 19:03:16
    452 klik

    Kejuaraan Bulutangkis Australia Terbuka yang awalnya hanya kejuaraan berlevel Grand Prix Gold berhasil dinaikkan ke level Super Series. Sudah pasti kerja keras Australian Badminton Association (ABA) dibawah ujung salah satu pemimpinnya Mr Loke Poh menuai pujian yang luar biasa. Dan Sydney dipilih ABA tempat berlangsungnya kejuaraan dengan total hadiah USD750,000.

  • Mengapa Ahsan/Hendra Terlihat Lebih Kalem?

    Senin, 17 Agustus 2015 01:09:18
    3113 klik

    Berjumpa dengan Liu Xiaolong/Qiu Zihan yang merupakan unggulan sembilah, Ahsan/Hendra sanggup menang dengan dua game langsung 21-17 dan 21-14. Di sepanjang pertandingan, tak ada teriakan-teriakan emosional Ahsan seperti biasanya, atau Hendra yang begitu terlihat melepaskan beban saat berjumpa dengan Lee/Yoo pada Sabtu (15/8) malam. Bahkan bisa dikatakan jika selebrasi Ahsan/Hendra pun “biasa” saja.

  • Langkah Cerdik Tommy Bertanding di Vladivostok

    Minggu, 02 Agustus 2015 14:28:03
    4107 klik

    “Wah, Tommy pintar tuh,” ungkap papa seorang atlet pebulutangkis muda Indonesia kepada Bulutangkis.com saat menonton kejuaraan Yonex Sunrise Doubles Special Championships 2015 hari Kamis (30/07) malam lalu di GOR Asia Afrika, Senayan, Jakarta.

  • Lin Dan, di antara Li Ning dan Yonex

    Jumat, 24 Juli 2015 18:15:16
    3644 klik

    Apa yang dipertontonkan Lin Dan di ajang Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015 pekan lalu di Taipei Arena, Taiwan sungguh menarik perhatian penggemar bulutangkis dunia. Saat partai semifinal melawan pebulutangkis tuan rumah Chou Tien Chien, memasuki babak ketiga usai jeda terlihat Lin Dan yang sudah masuk ke lapangan lebih dulu kembali ke luar lapangan menanti Chou Tien Chen kembali masuk ke lapangan.

  • Tommy Masih Teratas

    Jumat, 24 Juli 2015 13:52:28
    2333 klik

    Tommy Sugiarto masih teratas di antara tunggal putra Indonesia saat ini. Tommy berada di peringkat 16 dunia, demikian hasil peringkat pebulutangkis dunia yang dikeluarkan Badminton World Federation (BWF) hari Kamis (23 Juli) kemarin.

  • Catatan Usai Chinese Taipei Open GPG 2015 (Bagian 7)

    Selasa, 21 Juli 2015 01:46:11
    3486 klik

    Sepertinya ada tiga pebulutangkis Indonesia saat ini yang suka dibandingkan dengan peman lain seangkatannya. Mereka adalah Angga Pratama, Della Destiara Haris danTiara Rosalia Nuraidah.

  • Catatan Usai Chinese Taipei Open GPG 2015 (Bagian 6)

    Selasa, 21 Juli 2015 01:14:28
    2238 klik

    Emang iya, yang gak pernah jutek itu AhHen (Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan). Dulu Greysia juga jutek saat awal-awal pasangan dengan Nitya, di ajang Sudirman. Tapi makin kesini, kalau Nitya error Greysia tetap senyum, bahkan menyemangati. Begitu juga sebaliknya.

  • Catatan Usai Chinese Taipei Open GPG 2015 (Bagian 5)

    Senin, 20 Juli 2015 23:06:25
    1767 klik

    Selamat buat GreyNit (Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari) atas gelar juaranya. Kalian memang layak untuk berada di podium pertama. Untuk Kevin dan Gideon (Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Gideon Marcus Fernaldi) selamat juga. Menjadi runner-up bukanlah pencapaian yang buruk. Yang mereka hadapi hari ini (#saat partai final) bukan hanya lawan tapi juga diri sendiri. Disamping lawan yang memang di atas kertas sangat jauh di atas mereka jika dilihat dari segala sisi manapun.

  • Catatan Usai Chinese Taipei Open GPG 2015 (Bagian 4)

    Senin, 20 Juli 2015 22:45:40
    1788 klik

    Kalau ngomong jujur dan realita kejadian di lapangan tadi (partai final Gideon/Kevin vs Fu Haifeng/Zhang Nan), kelihatan banget Kevin di akhir game kedua begitu emosi. Pukulannya disengaja out. Dan hal ini mulai dari saat Gideon sering error di awal-awal game kedua tadi. Dan jadinya Kevin kebawa perasaan mungkin jadi emosi dan mainnya itu kayak dipaksakan banget.

  • Catatan Usai Chinese Taipei Open GPG 2015 (Bagian 3)

    Senin, 20 Juli 2015 20:37:55
    2118 klik

    Melihat sekilas pertandingan game kedua antara GreyNit (Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari) vs Luo Ying/Luo Yu di partai final Chinese Taipei Open Grand Prix Gold, sepertinya GreyNit sudah menang mental duluan. Berbagai hujaman smash yang dilancarkan Duo Luo selalu bisa dikembalikan. Dan bahkan dengan arah dan sudut yang tidak terduga. Kalaupun bisa dimatikan, Duo Luo harus melancarkan lebih dari emapt sampai lima kali smash.

‹‹ 1 2 3 4 ... 65 ››