Berita > Berita

Sektor Tunggal Habis

Kamis, 21 Januari 2021 18:16:10
1519 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Perjalanan atlet Indonesia di turnamen bulutangkis Toyota Thailand Open 2021 tidak berjalan mulus. Terutama pada sektor tunggal putra dan putri.

Pada ajang bulutangkis berhadiah USD 1,000,000 yang berlangsung Kamis (21/1), di Impact Arena, Bangkok, Anthony Sinisuka Ginting terhenti langkahnya di babak kedua. Ginting ditaklukan andalan Hong Kong, Lee Cheuk Yiu dengan rubber game 19-21, 21-13 dan 12-21.

"Lawan bermain sangat bagus hari ini. Dia bermain lebih baik dari saya. Dia mengontrol pertandingan dan lebih menyerang. Sementara bola-bola saya sudah dia antisipasi semua," ungkap Ginting, mengutip wawancara tim Humas dan Media PP PBSI di Impact Arena.

Nasib yang sama juga harus dialami Shesar Hiren Rhustavito. Lewat rubber game, Vito dikalahkan wakil Denmark, Hans Kristian Solberg Vittinghus, 21-11, 15-21 dan 17-21.

Sempat unggul di game pertama, tidak membuat lawan menyerah. Sebaliknya, pada pertemuan kedua sejak 2011 silam di India Terbuka Grand Prix Gold, Hans tetap bisa menangkan pertandingan.

"Ya pertama harus selalu bersyukur apapun hasilnya. Di awal game saya megang kendali di lapangan, jadi saya lebih banyak mendapat bola untuk menyerang. Di game ke dua, lawan mulai mengubah permainan dan saya sendiri terlalu lambat mengantisipasi perubahan lawan," ungkap Vito.

"Saat game ketiga, di poin-poin tua saya kalah di permainan depan. Lawan mendapat untung banyak karena mendapat bola menyerang. Untuk ke depan saya harus lebih keras latihannya, supaya bisa mendapatkan hasil yang bagus di pertandingan selanjutnya," tambahnya.

Kemarin (20/01) di babak pertama, satu wakil tunggal putra, Jonatan Christie juga terhenti di babak pertama setelah kalah dari andalan India, Prannoy H. S. dengan rubber game 21-18, 16-21 dan 21-23.

Sementara pada sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung belum bisa mengalahkan pemain unggulan pertama dari Chinese Taipei, Tai Tzu Ying. Pada pertemuan ketujuh ini, meski skor sempat imbang, Gregoria kalah 20-22, 16-21 dalam dua game yang berdurasi 33 menit.

"Untuk hasil sih saya maunya pasti lebih. Hanya pada penampilan tadi, walaupun bisa lumayan imbang, tetap masih banyak yang harus saya evaluasi. Apalagi di poin kritis. Puji Tuhan lumayan puas, tapi banyak sekali yang harus diperbaiki juga," ungkap Gregoria yang pada babak pertama mampu mengatasi wakil tuan rumah, Sirada Roongpiboonsopit 21-9 dan 21-8. (*)

Berita Berita Lainnya