Berita > Berita

Hasil French Open 2022 Dalam Catatan Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky

Senin, 31 Oktober 2022 21:04:14
442 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Rionny Mainaky menyebut kondisi mental skuad Merah Putih menjadi penyebab penurunan performa saat tampil di French Open pada 25-30 Oktober di Paris.

"Prestasi para pemain Indonesia di turnamen Prancis Terbuka lalu, bisa saya katakan tidak baik dan menurun dibanding di Denmark Terbuka sebelumnya. Meski begitu, ada juga pemain dengan performanya justru naik, seperti pada pasangan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, ganda campuran Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela dan Rehan Naufal Kusharjanto/ Lisa Ayu Kusumawati," ujar Rionny, mengutip keterangan tertulis dari Humas PP PBSI.

"Performa mereka secara keseluruhan cukup baik, karena para pemain sebetulnya bisa selalu unggul dalam pengumpulan angka. Cuma kendalanya mereka kendor di poin-poin akhir di game penentuan. Ini dikarenakan faktor non teknis, yaitu persoalan mental. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah dan catatan serius bagi saya, para pelatih, dan yang utama atletnya sendiri," ungkap Rionny lebih lanjut.

Selain itu, disebutkan Rionny bahwa penurunan performa di Prancis ini juga karena strategi permainan di poin-poin kritis yang tidak tepat. Pemain juga tidak fokus, kurang tenang, dan kurang konsisten. Sehingga pemain masih banyak melakukan kesalahan sendiri pada saat kondisinya lagi tegang.

Untuk evaluasi performa pemain pihak PBSI akan mengevaluasi lebih lanjut.

"Kami segera menganalisis hasil di turnamen Denmark dan Prancis Terbuka dengan mengajak duduk bersama dengan pelatih dan atlet untuk bersama-sama melihat dan menonton video rekaman pertandingan. Ini untuk menganalisis kelemahan dan kelebihan diri sendiri dan lawan. Selain itu berusaha mencari dan memberikan solusi terbaik kepada atlet di masing-masing sektor, baik secara mental maupun teknik," papar Rionny.

Jelang turnamen Hylo Open di Jerman pada 1-6 November, Rionny melihat kondisi atlet dan pelatih masih dalam keadaan baik untuk menghadapi kompetisi. Demi memastikan kondisi timnas, Rionny akan melakukan pengawasan agar program latihan berlangsung teratur setiap hari.

"Kekalahan kemarin di Denmark dan Prancis akan menjadi motivasi untuk bangkit dan lebih bersemangat lagi, disertai daya juang yang lebih tinggi karena ini menjadi kunci untuk bisa menjadi juara dan memperbaiki prestasi di masing-masing sektor," pungkas Rionny. (*)

Berita Berita Lainnya