Berita > Berita

Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011
Taklukkan Jaya Raya Suryanaga 3-2, SGS PLN Juara

Minggu, 27 Februari 2011 06:28:38
3055 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Putra PB SGS PLN akhirnya berhasil menjadi juara Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011, setelah bertarung ketat melawan tuan rumah, PB Jaya Raya Suryanaga dengan 3-2. Tim yang digawangi oleh rangking satu dan dua dunia tersebut, membutuhkan lima partai untuk menentukan siapa pemenangnya.

Lee Chong Wei yang diimpor langsung dari Malaysia, berhasil membukukan kemenangan pertama atas Chan Yan Kit dengan 22-20 dan 21-16. Di ganda pertama, Hendry K Saputra/ Triyachart Chayut gagal menuai angka setelah mereka menyerah atas pasangan veteran Alvent Yulianto/ Tri Kusharjanto. Mereka kalah dengan 13-21 dan 16-21.

'Mereka memang tidak dalam performa terbaik, dan cukup kaget juga Alvent/Tri bisa menang melawan ganda kami, padahal Alvent tadi mengalami sedikit masalah di kakinya,' papar Herman Subarzah, manajer PB SGS PLN.

Taufik Hidayat, yang ditunggu oleh publik DBL Arena berlaga melawan Fauzi Adnan. Taufik terlihat sempat kesulitan untuk menaklukan pemain yang dikenal ulet ini, ia baru bisa menang 21-16 dan dipaksa dua kali deuce di game kedua, baru Taufik bisa menang 23-21.

Lagi, ganda PB SGS PLN tak bisa mengatasi kengototan pasangan PB SGS PLN. Flandy Limpele/ Hendra Aprida Gunawan menyerah ditangan Rian Agung/ Tri Kusuma Wardhana. Pertarungan berlangsung seru, Flandy/Hendra kalah 16-21, dan bisa menyamakan kedudukan dengan 21-17. Tim yang sempat sorak sorai kembali bungkam, setelah digame ketiga pemain spesialis campuran itu kalah 18-21. Di partai penentu, Tommy Sugiarto berada diatas angin. Ia menang mudah 21-3 di game pertama dari Alrie Gunadharma, dan memastikan kemenangan ke tangan PB SGS PLN setelah unggul 21-12.

Memang ada perubahan daftar pemain di kubu Suryanaga. Mereka yang biasa memasang Hu Yun di tunggal pertama, terpaksa harus rehat, setelah cedera yang ia alami saat melawan Hafiz Hasyim. Dengan tidak menurunkan Hu Yun, Suryanaga berharap Fauzi bisa mencuri angka.

'Kami sebenarnya berharap Fauzi bisa mencuri angka,' papar manajer Suryanaga, Wijanarko.

Dengan demikian, PB SGS PLN membuktikan bahwa mereka yang terbaik di ajang Djarum SBI ini. mereka berhak atas hadiah total Rp 325 juta, sang tuan rumah mengantongi Rp 200 juta dan PB Djarum yang duduk di posisi ketiga berhak atas Rp 125 juta.

Putra Djarum Kudus di Peringkat Tiga

Tim putra Djarum Kudus berhasil merebut peringkat III Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011. Prestasi itu dituai Dionysius Hayom Rumbaka dkk dengan melibas Tangkas Jakarta 3-2 pada perebutan tempat ketiga di DBL Arena, Surabaya Sabtu (26/2).

Djarum sempat tertinggal 0-1 dari lawan setelah tunggal pertama Hayom kandas di tangan wakil Tangkas dari Vietnam Nguyen Tien Minh 8-21, 13-21. Penampilan Hayom tak sebaik saat bersua Lee Chong Wei di babak penyisihan lalu. Dia terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri.

Ganda kedua Yohanes Rendy/ Afiat Yuris Wirawan menyamakan kedudukan meski harus melalui pertarungan sengit melawan pasangan Malaysia Gan Teik Chai/ Tan Bin Shen. Afiat Yuris Wirawan/Yohanes Rendy unggul 25-23, 21-17.

Perjalanan menuai peringkat ketiga tak mulus. Andre Kurniawan Tedjono sebagai wakil Djarum di partai ketiga kalah dari Simon Santoso 21-23, 9-21, 11-21. Mohammad Ahsan/ Fran Kurniawan membuka peluang Djarum untuk meraih keunggulan. Mereka memenangkan pertandingan lawan Wahyu Nayaka/Marcus Fernaldi 21-19, 21-18.

Di laga penentuan Shesar Hiren tampil cukup baik. Meski kehilangan game pertama dia berhasil memenangkan dua laga sisa, 16-21, 21-13, 21-16. Kemenangan pun diraih Djarum.

'Saya sempat tegang saat masuk lapangan. Tapi pada dua game terakhir enjoy saja dan syukurlah hasilnya memuaskan,' ujar Shirer.

Fung Permadi, manajer Djarum Kudus, lega dengan hasil yang dituai skuadra Djarum, meski torehan itu meleset dari target yang dipatok. Djarum berharap bisa lolos final SBI kali ini.

'Seperti juga kejadian pada tim putri, tim putra yang kami bina dipenuhi pemain muda. Di awal babak mereka masih perlu adaptasi, syukurlah berakhir cukup baik,' ujar Fung.

Manajer Tangkas Kurniahu menyanyangkan hasil yang dituai kali ini. Sebab kekalahan tim putra membuat mereka tak membawa pulang satupun peringkat pada SBI kali ini. Pada musim 2007 lalu mereka masih sempat menjadi juara putri.

'Saya berharap bisa mencuri kemenangan pada nomor ganda, tapi malah tak sesuai keinginan. Ini sudah usaha terbaik yang kami lakukan, tak perlu kecewa tapi harus berusaha lebih baik lagi ke depan,' ujar Kurniahu. (Djarumbadminton.com)

Berita Berita Lainnya